Fokus Pada Value
Sinergi dalam ekosistem industri satelit menjadi hal yang terus menerus diupayakan, apalagi mengingat persaingan yang dinamis di industri ini. Kehadiran APSAT, tegas Anggoro, menjadi wadah yang penting bukan saja terkait sinergi saja, tetapi juga adanya kesadaran bahwa setiap industri memiliki keunikan yang bisa mengisi kebutuhan pasar ke depan yang juga semakin beragam dan unik. Peluang konvergensi antara layanan satelit dan seluler, menurut Anggoro, menjadi peluang yang terbuka untuk dikembangkan bersama-sama sehingga masing-masing pelaku industri telekomunikasi memiliki value yang unik, yang pada akhirnya ekosistem satelit dapat sustain.
Misalnya perluasan ekosistem satelit, terutama dengan munculnya layanan NGSO layanan NGSO, membutuhkan sistem darat yang kuat untuk mendukung berbagai aplikasi dan layanan. Seiring dengan diversifikasi layanan, infrastruktur darat dan jaringan harus memenuhi tuntutan yang terus berkembang. Diversifikasi ini menuntut produsen untuk terus berinovasi agar tetap menjadi yang terdepan di industri ini. “Persaingan layanan dari waktu ke waktu itu sesungguhnya tidak hanya pada dimensi konektivitas, tetapi juga values yang melekat di dalamnya juga bisa dikembangkan menjadi bisnis yang semakin unik, untuk pasar yang juga punya karakteristik khusus,” kata Anggoro.
Anggoro mengingatkan, masa depan bisnis konektivitas satelit masih menyimpan potensi yang sangat besar. Dia menyontohkan sektor maritim di Indonesia, dimana dengan keberadaan 17.000 pulau dan letak geografis yang unik akan menjadi tantangan tersendiri bagi jaringan terestrial tradisional. Dengan demikian, komunikasi satelit akan menjadi solusi penting untuk memastikan konektivitas yang baik di seluruh wilayah maritim terpencil. Akan tetapi, lanjut Anggoro, persebaran layanan satelit di sektor maritim saat ini masih terkendala beberapa hal, yaitu biaya operasional yang tinggi dan kebutuhan peralatan yang menyesuaikan dengan wilayah laut. “Oleh sebab itu, semangat saling membantu mencari solusi, baik terkait penyesuaian teknologi, juga regulasi yang mungkin saja bisa menjadi jalan tengah bagi keberlangsungan ekosistem bisnis satelit secara menyeluruh,” tegas Anggoro Kurnianto Widiawan.
source: selular.id











